Travel

Tip Perjalanan Afrika Selatan Untuk Pelancong Gay

Posted on

Afrika Selatan adalah tujuan perjalanan gay jauh sebelum menjadi negara pertama di dunia dengan konstitusi yang melarang diskriminasi berdasarkan orientasi seksual dan negara kelima yang melegalkan pernikahan sesama jenis. Dengan jatuhnya apartheid dan dua peristiwa hak-hak gay yang bersejarah ini, daya pikat di sini telah meningkat secara substansial di antara pelancong heteroseksual dan gay. Dari pantai-pantai indah Western Cape hingga keseruan cepat di Gauteng, Afrika Selatan adalah negara paling ramah gay di benua ini dan merupakan lokasi yang ideal untuk liburan gay.

Cape Town, Johannesburg, dan Pretoria adalah perhentian populer selama liburan gay dan masing-masing menawarkan berbagai kegiatan, pendirian, dan acara yang ramah gay dan berpusat pada gay. Laki-laki gay yang menikmati pemandangan akan sangat senang dengan banyaknya tempat yang melayani laki-laki gay secara eksklusif, seperti wisma tamu mewah yang menyediakan penginapan khusus untuk laki-laki gay, pemandian terkenal yang ditemukan di Cape Town dan pribadi, semua laki-laki. bar telanjang, Camp David, di Pretoria. Budaya gay di Afrika Selatan sebagian besar berkisar pada komunitas pria gay; namun pelancong keluarga dan lesbian juga akan menemukan banyak kesempatan menarik untuk liburan gay di negara yang kaya akan sejarah, budaya, dan pemandangan indah ini, termasuk beberapa tur terorganisir yang ramah gay atau khusus melayani komunitas gay dan lesbian.

September adalah bulan kebanggaan gay di Afrika Selatan, menjadikan ini waktu yang tepat untuk dikunjungi bagi pria gay dan lesbian yang mencari liburan gay yang mencakup perayaan kebanggaan dan berbagai acara lainnya, seperti Out in Africa South African Gay & Lesbian Film Festival , yang berlangsung di Johannesburg dan Cape Town dan menarik lebih dari 16.000 peserta internasional. Cape Town juga merupakan tempat pesta kostum tahunan Mother City Queer Project yang mendatangkan lebih dari 10.000 pengunjung internasional ke Afrika Selatan setiap bulan Desember. Tentu saja, Cape Town juga merupakan rumah bagi Clifton’s Third Beach dan pantai nudis Sandy Bay di dekatnya, keduanya merupakan tempat nongkrong yang sangat populer bagi pria gay, dan juga memiliki desa gay yang menawarkan banyak tempat milik gay dan ramah gay di Green Point. Mengambil salinan publikasi gay lokal seperti Exit dan Outright akan membuat wisatawan mengetahui apa yang terjadi selama mereka tinggal dan memberikan informasi tambahan tentang tempat terbaik untuk nongkrong atau makan di restoran yang ramah gay.

Tidak ada liburan gay ke Afrika Selatan yang lengkap tanpa merasakan masakan otentik Afrika Selatan dan mengambil kesempatan untuk bersantap di beberapa restoran ramah di Afrika Selatan. Saat mengunjungi Johannesburg, wisatawan tidak akan mau ketinggalan Bellgables Country Restaurant yang menawarkan makanan lezat di sebuah rumah pertanian yang telah direnovasi yang terletak di lahan pertanian seluas 21 hektar. Di Cape Town terdapat banyak pilihan bersantap, termasuk Lola’s, restoran vegetarian milik gay, dan Emily’s restoran mewah pemenang penghargaan yang menampilkan masakan Afrika Selatan, bar anggur, dan bar bir.

Untuk memastikan pengalaman perjalanan gay yang luar biasa di Afrika Selatan, mintalah bantuan dari agen perjalanan profesional saat merencanakan perjalanan Anda. Agen perjalanan yang secara teratur menyelenggarakan liburan gay ke Afrika Selatan akan memiliki informasi terkini tentang tempat terbaik untuk menginap, makan, dan bermain, serta tip keamanan untuk menjelajah di area yang mungkin tidak dapat diterima.



Sumber

Click to comment

Berita Trend

Exit mobile version